Investasi Industri Tiongkok :  Kawasan Industri Perabotan Rumah Tangga Mulai Dikembangkan, Ini Kata Pengasuh  Al Anwar
Menit Baca
Teks

Investasi Industri Tiongkok : Kawasan Industri Perabotan Rumah Tangga Mulai Dikembangkan, Ini Kata Pengasuh Al Anwar

Oleh



BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – KH.Mukhlid Muhsin penagsuh Pondok Al Anwar Modung, mendukung  industrelisasi di Bangkalan masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) demi terealisanya industralisasi di Bangkalan Madura.

Kata KH..Mukhlis, industralisasi butuh investasi yang besar, mengingat pendukung industralisasi butuh infrastruktur jalan yang refresentasi, butuh jalan yang besar seperti industralisasi yag Tanggerang, Bekasi,Karang dan lainnya, jika tidak masuk dalam PSN, sulit bisa terkonrksi

Ia menjelaskan, apa yang di sampaikan oleh Bupati Lukman, bahwa roda ekonomi Bangkalan hanya berpangku pada anggaran dari APBD dan dana Transper pusat, oleh sebab itu jika tidak masuk PSN sulit terealisasi," ungkapnya kepada media
Semenyata, Lóu Shū Zhuō wakil Manager Suozhou Artidan Decoration Co.Ltd asal Tiongkok menjelaskan bahwa Investasi industri asal Tiongkok mulai diarahkan ke Madura. Bergerak dalam proyek industri perabotan rumah tangga China-Indonesia.,

Dalam sambutannya, perwakilan investor asal Tiongkok menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madura atas sambutan dan kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya untuk mengembangkan investasi di wilayah tersebut.
Ia mengatakan, kesepakatan tersebut bukan sekadar perjanjian pengembangan lahan, tetapi menjadi langkah awal ekspansi industri Tiongkok ke Madura sekaligus memperkuat kerja sama industri antara China dan Indonesia.
“Hari ini kita berkumpul untuk upacara penandatanganan guna meluncurkan secara resmi pengembangan lahan Madura, pembangunan kawasan industri bersama, serta proyek industri perabotan rumah tangga Tiongkok-Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman selama puluhan tahun berkecimpung di industri perabotan rumah tangga membuatnya melihat bahwa ekonomi riil merupakan fondasi pembangunan, sedangkan industri menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi.

Ia juga melihat Asia Tenggara memiliki potensi pasar yang besar. Madura, kata dia, dinilai memiliki sejumlah keunggulan untuk menjadi lokasi pengembangan industri, mulai dari ketersediaan lahan, posisi strategis, masyarakat yang ramah, hingga pemerintahan yang terbuka terhadap investasi.

“Dengan lokasi yang strategis, lahan yang luas, masyarakat yang ramah, pemerintahan yang terbuka, serta lingkungan bisnis yang tulus dan pragmatis, Madura menjadi pilihan ideal bagi ekspansi luar negeri dan pengembangan jangka panjang,” katanya.




Komentar

0 Komentar
Belum ada komentar

Berita Lainnya