Lestarikan Budaya Madura, 66 Anak Ikuti Penyisihan Cong Kene’ dan Bhing Ana’
Menit Baca
Teks

Lestarikan Budaya Madura, 66 Anak Ikuti Penyisihan Cong Kene’ dan Bhing Ana’

Oleh

BANGKALAN, PIJARKICK.com – Sebanyak 66 anak mengikuti babak penyisihan Cong Kene’ dan Bhing Ana’ di Museum Cakraningrat, Bangkalan, Selasa (12/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk melestarikan budaya Madura sekaligus mengembangkan bakat dan talenta anak sejak dini.

Dari jumlah tersebut, 24 peserta merupakan Kacong Kene’ dan 42 peserta lainnya Bhing Ana’. Mereka menampilkan bakat di bidang seni dan budaya tradisional untuk memperebutkan tiket menuju babak grand final yang akan diikuti 20 peserta terbaik.

Dalam babak penyisihan tersebut, para peserta dinilai oleh tiga juri, yakni Saleh Siswandi, Harfina Indriani, dan Dimas Pramuka Admaji.
Untuk memperkuat pengenalan budaya lokal, para peserta mengenakan pakaian adat Madura dan menggunakan bahasa Madura halus saat menampilkan kemampuan mereka.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bangkalan, Eko Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kecintaan terhadap budaya dan tradisi lokal sejak usia dini.
“Semoga seluruh peserta dapat tampil maksimal, dan saya berharap seluruh rangkaian acara ini berjalan dengan baik,” ujar Eko.


Ia menambahkan, peserta yang berhasil meraih prestasi nantinya akan dipersiapkan menjadi duta Museum Cakraningrat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Bangkalan, Ismail, menjelaskan bahwa kegiatan yang rutin digelar setiap tahun tersebut didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Menurutnya, pengenalan budaya dan penguasaan bahasa daerah sejak dini penting untuk membentuk karakter sekaligus memperkuat identitas anak, terutama pada fase golden age atau masa emas pertumbuhan.
“Tata bahasa Madura yang digunakan anak-anak hari ini sudah bagus. Kami sengaja memaksimalkan edukasi budaya pada usia dini karena ini adalah masa emas mereka. Jika potensi ini terus digali, insyaallah anak-anak Bangkalan tidak akan terpengaruh budaya asing,” pungkasnya.

(Angga)




Komentar

0 Komentar
Belum ada komentar

Berita Lainnya