Realisasi Pengerjaan 56 Ruas Jalan Kabupaten Bangkalan Dimulai Bulan Juli
BANGKALAN,PIJARKICK.com - Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai merealisasikan pengerjaan infrastruktur jalan di bulan Juli mendatang dengan anggaran Rp 101 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2026.
Terdapat 56 ruas Jalan Kabupaten yang tersebar di 18 Kecamatan yang akan dilaksanakan perbaikan oleh Dinas PUPR Bangkalan.
Tidak hanya yang bersumber dari DAU, terdapat juga dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 37 miliar meliputi 4 ruas jalan yang saat ini pengerjaannya hampir rampung.
Saat ini tahapan hanya menunggu pemenang tender atau kontraktor saja, karena proyek ini cuckup banyak sehingga membutuhkan waktu yang cukup.
Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Bangkalan melalui, Kepala Bidang Bina Marga, Guntur Setyadi mengatakan, pengerjaan 56 jalan Kabupaten mulainya bervariasi, ada yang mulai bulam Juli dan juga Agustus.
"Perbaikan jalan di tahun 2026 ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mendapatkan anggaran sebesar Rp 101 miliar," ujar Guntur, Selasa (30/06/26).
Guntur menambahkan, anggaran terbesar dari DAK meliputi ruas Jalan Sepulu - Lergunong mencapai Rp 17 miliar dan sisanya bervariasi seperti ruas Jalan Nyrondung - Ketetang dengan anggaran Rp 800 juta.
Selain itu, kata Guntur pengerjaan perbaikan Jalan Kabupaten Bangkalan ditargetkan rampung akhir tahun mendatang.
"Selain itu Bangkalan juga mendapat dari Inpres yang saat ini prosesnya masih tahap verifikasi, angkanya biasanya cukup besar namun kami hanya sebegai penerima manfaat saja," pungkasnya
Redaktur (Fauzi) Wartawan (Angga)Komentar
Berita Lainnya
Pemilik Toko Emas di Tanah Merah, Di Periksa Polda Diduga Jual Emas Ilegal.
BANGKALAN, PIJARKICK.com - Pemilik salah satu toko emas di Pasar Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, dibawa ke Mapolres Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (29/9/2026).malam Informasi yang dihimpun PIJARKICK.com, pemeriksaan tersebut berlangsung setelah tim Unit Indagsi
Tembakau Madura Jadi Sorotan, Petani, Kiai dan Akademisi Respons Podcast Bocor Alus Tempo
BANGKALAN, PIJARKICK.com – Polemik pemberitaan Bocor Alus Tempo terkait persoalan cukai rokok Madura mendapat respons dari kalangan petani, kiai, dan akademisi. Mereka meminta persoalan tembakau dan industri rokok Madura dilihat secara utuh, termasuk dampaknya terhadap kehidupan petani. Sekretaris Bassra sekaligus
KH.Syafik Pendiri P4TM , Respon Bocor Alus Tempo, Mengedepankan Tabayyun, Terkait H.Her
BANGKALQN, PIJARKICK.com- Tembakau Se-Madura (P4TM), KH Syafik Rofi’i, merespon pemberiataan Bocor Alus terkait mata rantai rokok di Madura, ia menilai perkembangan industri rokok lokal telah mengubah posisi tembakau Madura. Komoditas ini tidak lagi sekadar hasil pertanian, tetapi mulai membentuk ekosistem
Investasi Industri Tiongkok : Kawasan Industri Perabotan Rumah Tangga Mulai Dikembangkan, Ini Kata Pengasuh Al Anwar
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com – KH.Mukhlid Muhsin penagsuh Pondok Al Anwar Modung, mendukung industrelisasi di Bangkalan masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) demi terealisanya industralisasi di Bangkalan Madura. Kata KH..Mukhlis, industralisasi butuh investasi yang besar, mengingat pendukung industralisasi butuh infrastruktur jalan yang